Batu (Pusbangkom MKMB)---Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Training of Trainer (ToT) Penguatan Moderasi Beragama di Hotel Onsen Songgoriti, Kota Batu.
Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah Amin, menegaskan bahwa peran dosen di perguruan tinggi sangat strategis. “Dalam hal ini, dosen bukan hanya pengajar. Kami harapkan dosen juga menjadi role model di kampus dan penjaga akal sehat publik,” ujarnya di Batu, Senin (17/11/2025).
Kapus Musyarrafah menambahkan, kehadiran dosen di kampus harus menjadi penggerak nilai-nilai kebangsaan. “Kehadiran dosen di tengah kampus ini adalah penggerak nilai-nilai kebangsaan Kita,” imbuhnya
Beliau menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai kompetensi esensial. “Maka dari itu, moderasi beragama menjadi kompetensi yang sangat penting dimiliki oleh Kita semua,” tegasnya.
Kapus menjelaskan, moderasi beragama mengajarkan berpikir positif dan proporsional, menghargai keberagaman, serta mencegah ekstremisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan.
“Pelatihan ToT ini bertujuan mencetak para pelatih (trainer) yang akan menjadi penggerak dan penguat ekosistem moderasi beragama di setiap fakultas,” jelas Kapus.
Musyarrafah mengatakan peserta yang hadir merupakan kehormatan istimewa dari pihak Rektorat. “Nantinya Bapak dan Ibu ini akan menjadi role model, duta dan bagian dalam menyiarkan nilai-nilai kemoderatan di kampus,” katanya.
Ia berharap para dosen dapat menerapkan nilai moderasi beragama dalam proses mengajar, berdialog, dan membimbing mahasiswa, sehingga kampus menjadi ruang yang rukun dan inklusif.
Di akhir sambutannya, Musyarrafah berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan komitmen menularkan nilai-nilai moderasi kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. “Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat moderasi beragama di lingkungan akademik UIN Malang dan menjaga kerukunan umat beragama di kampus,” pesannya.
Kegiatan berlangsung dari tanggal 17 – 22 November 2025 dan diikuti 30 dosen UIN Malang dari berbagai fakultas.
Hadir juga pada kesempatan ini Ketua LPPM Isrokunnajah, Warek I UIN Malang Basri dan para fasilitator moderasi beragama. /RS
