Pusbangkom MKMB Perkuat Rencana Tindak Lanjut Komitmen Ekoteologi di Awal 2026

Bagikan artikel ini:
Pusbangkom MKMB Perkuat Rencana Tindak Lanjut Komitmen Ekoteologi di Awal 2026
Berita

Rencana Aksi Ekoteologi di Aula Saefudin Zuhri Pusbangkom MKMB, Rabu (7/1/2026).

Ciputat (Pusbangkom MKMB)---Aula Saefudin Zuhri Pusat Pengembangan Kompetensi  Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Rencana Tindak Lanjut Ekoteologi.

Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah Amin didampingi Kabag TU Nilam Nur Azizah, menyatakan bahwa ekoteologi adalah bagian dari kesadaran spiritual umat beragama untuk menjaga ciptaan Allah. “Ekoteologi menegaskan bahwa keimanan tidak hanya tampak dalam ibadah ritual semata, tetapi juga tercermin dari kepedulian manusia terhadap lingkungan,” ujarnya  di Ciputat, Rabu (7/1/2026).

Menurut Kapus Musyarrafah, merusak alam berarti mengkhianati amanah Allah, sedangkan menjaga alam adalah wujud penghidupan nilai-nilai tauhid. “Praktik-praktik ekoteologi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti pengelolaan sampah, pemakaian ulang barang, serta kebiasaan ramah lingkungan di kantor maupun rumah tangga,” tuturnya.

Ia mencontohkan inisiatif Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar, di mana pengelolaan sampahnya sudah sangat bagus dan bahkan produktif sampai bisa menghasilkan rupiah. “Hasil inovasi tersebut, dapat diperuntukkan kembali mendukung kegiatan operasional balai, sehingga kolaborasi dan kreativitas semacam ini perlu ditiru satuan kerja lain,” imbaunya.

Kapus Musyarrafah berpesan agar seluruh pegawai senantiasa bersemangat dan konsisten menerapkan prinsip ekoteologi dalam tugas sehari-hari sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan Sang Pencipta.

Agenda ini menjadi bagian dari komitmen awal tahun 2026 Pusbangkom MKMB dalam menerapkan nilai-nilai keagamaan pada pengelolaan lingkungan yang mengusung semangat One Team, One Dream, Work Better, Achieve Higher, Impact More. Semangat tersebut diharapkan memotivasi seluruh pegawai untuk bekerja lebih baik, meningkatkan kerja sama dan berinovasi demi capaian yang lebih tinggi serta dampak positif lebih luas bagi Masyarakat.

Widyaiswara Mohammad Tahmid dan Sri Mulyati sebagai duta ekoteologi Pusbangkom MKMB memaparkan rencana aksi ekoteologi yaitu dengan mengusahakan ruang kerja yang ramah lingkungan, pemilahan sampah dan pengolahan sampah yang baik.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pusbangkom MKMB./RS

Tags:

Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: