Makassar (Pusbangkom MKMB)---Upaya memperkuat pengarusutamaan moderasi beragama di kalangan mahasiswa kembali digelorakan. Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Musyarrafah Amin dan tim didampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar Milawati audiensi untuk menyiapkan pelatihan penguatan moderasi beragama bagi organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan gerakan moral yang bertujuan membentuk generasi muda pelopor moderasi beragama,” tegas Kapus Musyarrafah di Makassar, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, mahasiswa dan pemuda harus menjadi penjaga nilai-nilai kebangsaan. “Dari kampus, kita bangun Indonesia damai dan menghargai perbedaan,” ujarnya.
Musyarrafah berharap pelatihan akan menjadi bentuk sinergi nyata antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah dalam menumbuhkan karakter moderat, toleran, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
“Bagi sebagian pihak, inisiatif ini bukan hanya soal pelatihan, tetapi juga perlawanan terhadap ekstremisme yang perlahan menyusup ke ruang-ruang akademik. Sebuah langkah kecil yang bisa menjadi benteng besar bagi masa depan Indonesia yang damai dan berkeadaban,” pungkas Kapus Musyarrafah.
Hal senada juga disampaikan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Alauddin Makassar, Anwar Abubakar yang menerima langsung secara hangat kedatangan Kapusbangkom dan Kepala BDK beserta tim. Beliau mendukung dan apresiasi inisiatif ini.
“Pemuda dan mahasiswa akan mendapatkan sharing edukasi dalam pelatihan penguatan moderasi beragama. Mereka perlu mendapat bekal untuk memahami dan mengamalkan ajaran agama secara seimbang, toleran, dan adil, tidak ekstrem atau fanatik,” ujar Anwar dengan tegas.
Sementara itu, Kepala BDK Makassar, Milawati, menegaskan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. “Kami siap memfasilitasi tempat, penginapan, hingga transportasi peserta. Semua biaya ditanggung BDK Makassar,” ujarnya.
Pelatihan rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 18 s.d 20 November 2025 di BDK Makassar. Selama tiga hari penuh, (pukul 08.00–17.00 WITA) peserta akan mengikuti 30 jam pelatihan yang berisi sesi pembinaan, diskusi, dan praktik membangun sikap moderat.
Turut hadir membersamai Kepala Litbang Agama Makassar Saprillah. /Neneng MK/RS
