Pemerintah Daerah Didorong Perkuat Moderasi Beragama

Bagikan artikel ini:
Pemerintah Daerah Didorong Perkuat Moderasi Beragama
Berita

Penutupan Pelatihan Moderasi Beragama Pemerintah Daerah Provinsi Lampung di Lampung, Kamis (4/9/2025).

Lampung (Pusbangkom MKMB)---Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan internal dan masyarakat.

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama Syafi’i menegaskan hal tersebut saat menutup Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

“Oleh karena itu, pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 menegaskan pentingnya Penguatan Moderasi Beragama sebagai kebijakan nasional yang  bertujuan menjadi pedoman bagi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan umat beragama untuk memperkuat praktik, sikap, dan pandangan keagamaan yang moderat, berdasarkan prinsip menjaga keselamatan jiwa, menjunjung tinggi keadaban mulia, menghormati harkat kemanusiaan, memperkuat nilai moderasi, dan mewujudkan perdamaian,” terangnya di Lampung, Kamis (4/9/2025). .

Menurut Syafi’i, Indonesia merupakan negara yang majemuk dalam hal agama, suku, budaya dan Bahasa. “Kemajemukan ini merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dirawat,” tegasnya.

Syafi’i menekankan bahwa dalam konteks kehidupan beragama, perbedaan adalah keniscayaan yang dapat memperkaya kehidupan spiritual dan sosial. “Jika tidak dikelola dengan baik, perbedaan dapat menimbulkan gesekan dan konflik,” sambungnya.

Setelah mengikuti pelatihan ini, Syafi’i berharap peserta dapat mempromosikan nilai-nilai kemajemukan dan mengupayakan terciptanya harmoni sosial yang berkelanjutan. “Jadikan kemajemukan sebagai kekuatan bangsa,” imbaunya.

Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama yang berlangsung pada 2-4 September 2025  diselenggarakan oleh Pusbangkom MKMB kerja sama dengan LOKA Diklat Keagamaan Bandar Lampung, BPSDM Provinsi Lampung dan Bakesbangpol Provinsi Lampung diikuti 60 peserta dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

Hadir juga pada penutupan,  Kepala LOKA Diklat Keagamaan Bandar Lampung Agus Apriansyah, instruktur dan fasilitator moderasi beragama dan sekretaris BPSDM Provinsi Lampung Dwi Tyastuti A.N. /RS

 

Tags:

Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: