Tingkatkan Produktivitas dan Akuntabilitas, Pusbangkom MKMB Intensifkan Pembinaan Internal

Bagikan artikel ini:
Tingkatkan Produktivitas dan Akuntabilitas, Pusbangkom MKMB Intensifkan Pembinaan Internal
Berita

Kapusbangkom MKMB Musyarrafah Amin dan Kabag TU Nilam Nur Azizah

Ciputat (Pusbangkom MKMB)---Penguatan budaya kerja menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas layanan publik di lingkungan Kementerian Agama. Kesadaran itu terus dirawat melalui pembinaan internal yang digelar Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) di Aula KH Saefuddin Zuhri, Ciputat.

Pembinaan yang diikuti seluruh pegawai Pusbangkom MKMB menjadi ruang evaluasi bersama untuk memastikan setiap unsur organisasi berjalan selaras dengan tugas dan fungsi masing-masing. Di tengah dinamika keterbatasan anggaran, forum semacam ini dinilai penting untuk memperkuat soliditas, menumbuhkan inovasi, serta menjaga ritme pelayanan tetap optimal.

Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah Amin, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi aparatur tidak hanya bertumpu pada program pelatihan, tetapi juga pada pembentukan karakter kerja yang disiplin, adaptif, dan berintegritas. “Budaya kerja yang sehat akan berdampak langsung pada mutu layanan kelembagaan,” ujarnya di Ciputat, Rabu (1/7/2026).

Menurut Musyarrafah, disiplin adalah titik awal untuk membangun organisasi yang kuat. Bukan hanya disiplin waktu, tetapi juga disiplin dalam menuntaskan target kerja dan administrasi.

Pembinaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bersama tentang pentingnya kolaborasi lintas tim. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap pegawai diharapkan mampu saling menopang dan menghilangkan sekat-sekat sektoral demi tercapainya tujuan organisasi.

Musyarrafah mengungkapkan, sepanjang semester pertama di tahun 2026, Pusbangkom MKMB tercatat telah melaksanakan 34 kegiatan pengembangan kompetensi dengan skema zero  rupiah. “Capaian menunjukkan bahwa inovasi tetap dapat tumbuh di tengah keterbatasan, selama didukung komitmen bersama dan semangat gotong royong,” ungkapnya.

Selain menyoroti capaian, pembinaan juga diarahkan untuk memperkuat tertib administrasi sebagai bagian dari akuntabilitas kelembagaan. “Kelengkapan laporan kegiatan, pembaruan data kepegawaian, hingga kesiapan akreditasi program menjadi perhatian agar seluruh proses kerja terdokumentasi secara baik dan terukur,” paparnya.

Melalui pembinaan pegawai secara rutin, Pusbangkom MKMB terus berupaya membangun ekosistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga berorientasi pada pelayanan yang berdampak. “Sejalan dengan semangat “Kompeten, Moderat, Berdampak” yang menjadi penggerak utama dalam setiap langkah pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi,” jelas Musyarrafah.

Selain itu, beliau menambahkan, penguatan integritas menjadi perhatian utama. “Setiap pegawai didorong untuk menjaga komitmen, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membangun kesadaran bahwa seluruh tugas yang dijalankan merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai pelayan publik,” pungkasnya.

 

 

Tags:

Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: