KURIKULUM SILABUS PELATIHAN yang BERKUALITAS UNTUK WUJUDKAN IMPACTFUL TRAINING

Bagikan artikel ini:
KURIKULUM SILABUS PELATIHAN yang BERKUALITAS UNTUK WUJUDKAN IMPACTFUL TRAINING
Berita

Kapusdiklat saat menutup kegiatan Penyusunan/Pengembangan Kurikulum dan Silabus tahap persiapan yang diselenggarakan secara hibrid. setelah memberikan beberapa pesan penting terkait produk sistem pelatihan.

Jakarta, 08 Februari 2023- Pelatihan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi, selain kegiatan sejenis yang durasinya lebih singkat seperti bimbingan teknis dan seminar.  Salah satu unsur penting dalam sebuah pelatihan adalah kurikulum dan silabus. Dalam arahannya saat menutup kegiatan Penyusunan/Pengembangan Kurikulum dan Silabus tahap persiapan yang diselenggarakan secara hibrid, Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi, Syafií, menekankan bahwa keberadaan kurikulum dan silabus pada sebuah lembaga pelatihan merupakan substansi dari tugas dan fungsinya. Lembaga pelatihan tidak dapat melaksanakan tugas fungsinya tanpa adanya kurikulum dan silabus.  Output dari kegiatan penyusunan ini bukan semata-mata memenuhi Perjanjian Kinerja Kepala Pusdiklat tapi juga merupakan tanggung jawab bersama untuk menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas, update dan memenuhi tantangan perkembangan jaman. Pelatihan juga harus menghasilkan alumni yang memberikan kontribusi bagi masyarakat. Dengan demikian pelatihan yang diikuti tersebut menjadi “Impactful Training.”

Kegiatan penyusunan kurikulum dan silabus yang dikomandani oleh Ketua Tim Kerja Kurikulum, Neneng Maria Kiptyah,  ini dibuka Selasa, 07 Februari 2023 oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Nilam Nur Azizah, yang memberikan pesan senada dengan Kepala Pusdiklat, bahwa untuk memenuhi tanggung jawab Pusdiklat dalam peningkatan kompetensi ASN Kementerian Agama maka kurikulum harus diupdate dan dikembangkan bagi kurikulum yang sudah tersedia, serta  menyusun kurikulum dan silabus yang diperlukan oleh stakeholder.

Sebelum masuk ke sesi penentuan judul dan penyusun kurikulum dan silabus, para penyusun diberikan pencerahan tentang urgensi kurikulum dan silabus oleh Widyaiswara Lembaga Administrasi Negara, Ferry Firdaus, dan materi Sharing Knowledge terkait pelatihan oleh Widyaiswara Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan, Kusumawati.  Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari sesi ceramah kedua narasumber ini dan mudah-mudahan dapat diterapkan oleh peserta, khususnya para penyusun. 

Setelah semua rangkaian acara terpenuhi dan yang terutama telah ditentukan kurikulum dan silabus yang akan dikembangkan dan disusun sebanyak 40 judul berikut dengan nama penyusunnya, akhirnya di hari kedua kegiatan dapat ditutup. Dalam arahan penutupnya, setelah memberikan beberapa pesan penting terkait produk sistem pelatihan, Kepala Pusdiklat, Syafi’i, sangat memberikan apresiasi terhadap kontribusi tim kerja pengembang kurikulum dan konten pelatihan, dan  para penyusun kurikulum dan silabus, yang tidak hanya berasal dari internal Pusdiklat Tenaga Administrasi, namun juga penyusun eksternal yang berasal dari Biro Keuangan dan BMN Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pusdiklat Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.   Para penyusun diharap untuk dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya dan menyerahkan output sesuai dengan timeline yang telah ditentukan, sehingga memperlancar pelaksanaan kegiatan selanjutnya. TETAP SEMANGAT BERKARYA!!!  (NMK)

Tags:

Penulis
NENENG MARIA KIPTYAH, S.Pd,M.Pd
Widyaiswara Ahli Madya

Related Posts: