Jakarta (17 Maret 2022)---Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama kembali menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan XI di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar dengan metode blended learning melalui https://pjjpusdiklatadministrasi.id dan Pusdiklat Tenaga Administrasi sebagai Penjamin Mutu.
Di situasi pandemi dan di masa yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, pejabat administrator dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.
Pernyataan di atas disampaikan Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi A. Buchori saat membuka Pelatihan secara virtual, Kamis, (17/3/2022).
“Kita berada dalam situasi yang baru, yang disebut dengan the new normal dimana semua aktivitas pelatihan dan pembelajaran berbasis IT dan untuk PKA diselenggarakan dengan blended learning,”tambah Kapus.
Menurut Kapus jabatan Administrator yang biasa disebut jabatan penyelia sebagai jabatan yang penting bagi pendongkrak kinerja instansi sekaligus sebagai pengembangan karir, ke bawah harus dapat mengayomi, ke atas harus dapat membangun hubungan yang baik.
“Jabatan administrator adalah jabatan pimpinan yang lebih rumit, sehingga pelatihan ini adalah pelatihan yang penting untuk diikuti, Kami mengapresiasi peserta dan intansi pengirim yang dapat memenuhi panggilan dan siap dengan metode blended learning,”kata Kapus.
Buchori juga mengatakan PKA mempunyai empat agenda utama dalam kurikulumnya, yakni agenda Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme, agenda Kepemimpinan Kinerja, agenda Manajemen Kinerja, dan agenda Aktualisasi Kepemimpinan.
“Keempat agenda pembelajaran tersebut diharapkan nantinya mampu melahirkan sosok ASN yang selain memiliki kepemimpinan manajemen kinerja juga menciptakan birokrasi yang berdaya saing dan mampu menggerakkan sebuah organisasi,”terang Kapus.
Ia juga menjelaskan, pelatihan ini menjadi penting dan strategis di tengah tantangan dan kenyataan kehidupan birokrasi yang terus berkembangn dinamis dan menuntut kinerja nyata dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Aparatur Sipil Negara.
“Diharapkan kepada peserta agar selalu mendalami Visi Misi Kementerian Agama dalam pelatihan ini sehingga arah dalam menyelenggarakan pemerintah dibingkai oleh Visi dan Misi, supaya jangan keluar dari bingkai itu kecuali ada inovasi baru yang mendukung untuk percepatan impelementasi dari Visi Misi itu,”pesannya.
Pelatihan akan dilaksanakan dari tanggal 17 Maret s.d 30 Juni 2022 yang diikuti oleh 40 orang pejabat struktural Eselon III yang berasal dari Kanwil Kementerian Agama Prov. Bali, Kanwil Kementerian Agama Prov. NTB, Kanwil Kementerian Agama Prov. NTT, Univ.Hindu Neger Denpasar, UIN Mataram, Kanwil Kementerian Agama Prov.Sulawesi Utara, Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tengah, IAIN Palu, Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tenggara, Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat, IAIN Kendari, IAIN Manado, IAKN Manado dan Kanwil Kementerian Agama Prov.Papua.
Hadir juga pada kesempatan ini Kabid Penyelenggara Achmad Nidjam dan Kepala BDK Denpasar Muchammad Toha./RS
