Pusbangkom Kemenag Jadi Laboratorium Pembelajaran Manajemen ASN bagi Mahasiswa UIN Jakarta

Bagikan artikel ini:
Pusbangkom Kemenag Jadi Laboratorium Pembelajaran Manajemen ASN bagi Mahasiswa UIN Jakarta
Berita

Kepala Pusbangkom MKMB Musyarrafah Amin

Ciputat (Pusbangkom MKMB)—Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB), Musyarrafah Amin, menyambut kunjungan studi mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta di Pusbangkom MKMB dan Pusbangkom Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan (SDMPK) Kementerian Agama, Ciputat.

Kegiatan yang diikuti 160 mahasiswa tersebut merupakan bagian dari program pembelajaran lapangan untuk memperluas wawasan mengenai tata kelola pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Musyarrafah Amin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa yang memilih Pusbangkom sebagai lokasi studi dan benchmarking. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang penting untuk mengenalkan praktik pengelolaan pengembangan kompetensi ASN sekaligus mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah.

“Pusbangkom saat ini merupakan hasil transformasi dari lembaga pendidikan dan pelatihan yang sebelumnya berfokus pada diklat. Kini, pengembangan kompetensi tidak hanya berkaitan dengan pelatihan semata, tetapi mencakup seluruh proses peningkatan kapasitas ASN secara berkelanjutan,” ujar kapus Musyarrafah di Ciputat, Selasa (2/6/2026).

Musyarrafah menjelaskan bahwa berdasarkan transformasi kelembagaan yang diperkuat melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2024, Kementerian Agama memiliki dua pusat pengembangan kompetensi, yaitu Pusbangkom SDMPK dan Pusbangkom MKMB. “Pusbangkom MKMB secara khusus berfokus pada penguatan kompetensi manajemen, kepemimpinan, dan moderasi beragama bagi ASN Kementerian Agama,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa bidang manajemen mencakup penguatan kompetensi perencanaan dan pengelolaan organisasi, manajemen kinerja, manajemen talenta, pengelolaan perubahan organisasi, serta penguatan akuntabilitas dan pelayanan publik. “Saat ini, Pusbangkom MKMB juga terus melakukan penataan tata kelola internal sebagai model laboratorium manajemen yang dapat menjadi rujukan bagi berbagai pihak,” tambahnya.

Menurut Kapus Musyarrafah, Pusbangkom MKMB sedang menata sistem manajemen internal agar dapat menjadi laboratorium pembelajaran tata kelola organisasi. “Kami berharap siapa pun yang berkunjung dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan administrasi, kepegawaian, arsip, hingga barang milik negara dilakukan secara terintegrasi,” katanya.

Selain pengembangan kompetensi manajemen, lanjutnya, Pusbangkom MKMB juga menyelenggarakan berbagai program pelatihan kepemimpinan, antara lain Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II bagi pejabat administrator dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Agama. “Pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui proses seleksi yang bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN),” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Kapus Musyarrafah juga mengungkapkan bahwa pelatihan kepemimpinan saat ini telah bertransformasi dengan menerapkan metode blended learning yang mengombinasikan pembelajaran klasikal dan nonklasikal selama beberapa bulan. “Model ini dirancang agar  menghasilkan pemimpin transformasional yang responsif terhadap dinamika organisasi dan tantangan birokrasi modern,” ungkapnya.

Pada aspek moderasi beragama, Musyarrafah menegaskan bahwa program pengembangan kompetensi yang dijalankan tidak hanya menyasar ASN Kementerian Agama, tetapi juga ASN kementerian dan lembaga lainnya, termasuk kalangan mahasiswa. Langkah tersebut sejalan dengan upaya penguatan moderasi beragama sebagai bagian dari pembangunan karakter kebangsaan.

“Mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan sekaligus agen perubahan. Karena itu, penguatan moderasi beragama menjadi sangat penting agar mereka dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh program yang dikembangkan Pusbangkom MKMB bermuara pada terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Menutup sambutannya, Kapus berharap kunjungan studi  dapat memberikan manfaat dan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam memperkaya pengetahuan akademik sekaligus memahami praktik pengembangan sumber daya manusia di sektor pemerintahan.

“Kami sangat terbuka untuk kerja sama dan kunjungan akademik. Semoga kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi serta memperkuat wawasan tentang pengelolaan organisasi dan pengembangan kompetensi ASN,” pungkasnya menutup sambutan.

Pada sesi akhir kunjungan belajar tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung berbagai fasilitas pengembangan kompetensi yang dimiliki Pusbangkom seperti aula dengan fasilitas videotron, studio produksi pembelajaran digital, perpustakaan, ruang kelas, ruang widyaiswara, ruang alumni, serta ruang rapat.

Kunjungan studi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berwawasan kebangsaan.

Hadir pada kesempatan ini Kepala Pusbangkom SDMPK Mastuki, Kabag TU Nilam Nur Azizah, Kaprodi Manajemen Pendidikan Maftuhah, Sekprodi Manajemen Pendidikan Afif Faizin, Mahsusi, Dosen Pengampu Manajemen Diklat Mahsusi, dan Dosen Pengampu Manajemen Diklat Ahmad Dimyati./RS

Tags:

Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: