Peremajaan Data SIMPEG dan MyASN Perkuat Akurasi Data Kepegawaian ASN

Bagikan artikel ini:
Peremajaan Data SIMPEG dan MyASN Perkuat Akurasi Data Kepegawaian ASN
Berita

Pendampingan Teknis Peremajaan Data Aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dan MyASN

Ciputat (Pusbangkom MKMB)---Upaya memperkuat tata kelola kepegawaian yang akurat, tertib, dan akuntabel terus dilakukan Kementerian Agama melalui penguatan kualitas data Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya diwujudkan melalui  Pendampingan Teknis Peremajaan Data Aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dan MyASN.

Kegiatan yang diikuti seluruh ASN Pusbangkom MKMB tersebut diselenggarakan Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) kolaborasi  dengan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat  Jenderal Kementerian Agama dan Kepegawaian Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) di Kampus Pusbangkom MKMB, Ciputat.

Pendampingan peremajaan data menjadi langkah strategis untuk memastikan data kepegawaian seluruh ASN Pusbangkom MKMB tersaji secara valid, mutakhir, dan terintegrasi. Akurasi data tidak hanya menjadi fondasi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian, tetapi juga berpengaruh terhadap berbagai layanan kepegawaian, mulai dari pengembangan karier, penilaian kinerja, hingga hak-hak kepegawaian yang diterima ASN.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala Pusbangkom MKMB Musyarrafah Amin memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa pengelolaan data kepegawaian merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan agar mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional.

Menurutnya, pendampingan teknis tersebut merupakan momentum penting bagi seluruh pegawai untuk memahami secara utuh mekanisme pengelolaan data pada aplikasi SIMPEG dan MyASN. Dengan demikian, setiap ASN dapat memastikan data pribadinya telah sesuai dengan kondisi terkini sehingga meminimalkan potensi kendala administratif di kemudian hari.

"Data yang akurat sangat menentukan berbagai layanan kepegawaian. Karena itu, setiap ASN harus terlibat langsung memastikan data pribadinya valid dan selalu diperbarui," ujarnya di Ciputat pada hari Selasa, (21/7/2026).

Musyarrafah juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi secara aktif dengan narasumber sehingga setiap permasalahan yang berkaitan dengan pengelolaan data dapat diselesaikan secara tuntas. “Setelah kegiatan berlangsung, seluruh pegawai semakin memahami penggunaan aplikasi SIMPEG dan MyASN serta mampu mengelola data kepegawaiannya secara mandiri,” harapnya.

Melalui pendampingan, lanjut Musyarrafah, peserta memperoleh pembaruan informasi mengenai kebijakan pengelolaan data kepegawaian sekaligus pendampingan teknis dalam melakukan peremajaan data pada kedua aplikasi tersebut. Kehadiran narasumber dari Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama memberikan ruang konsultasi yang komprehensif sehingga berbagai kendala teknis dapat ditangani secara langsung serta meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya menjaga kualitas data kepegawaian sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Data yang valid dan terintegrasi menjadi modal penting dalam menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih efektif, efisien, transparan, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data di lingkungan Pusbangkom MKMB,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara Pusbangkom MKMB, Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, dan Kepegawaian BMBPSDM, penguatan tata kelola data kepegawaian diharapkan semakin optimal sehingga mampu mendukung terwujudnya ASN Kementerian Agama yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat./RS

Tags:

ASN
Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: