Ciputat (Pusbangkom MKMB)--- Pusat Pengembangan dan Kompetensi (Pusbangkom) Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama Kementerian Agama RI menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bendahara Pengeluaran pada 16–20 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui laman pjj.kemenag.go.id .
Setiap angkatan diikuti oleh 30 orang calon bendahara dan bendahara pengeluaran yang berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi serta Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di seluruh Indonesia.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas para bendahara dalam pengelolaan keuangan negara agar lebih akuntabel dan transparan. Salah satu panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur di bidang pengelolaan keuangan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami aspek teknis pembendaharaan, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara,” ujar salah satu widyaiswara Pusbangkom MKMB dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil evaluasi, peserta Pelatihan Teknis Bendahara Pengeluaran Angkatan I memperoleh hasil dengan kualifikasi:
- Sangat Kompeten: 5 peserta
- Kompeten: 13 peserta
- Cukup Kompeten: 11 peserta
- Kurang Kompeten: 1 peserta
Sementara untuk Angkatan II, hasil kualifikasi menunjukkan:
- Sangat Kompeten: 6 peserta
- Kompeten: 11 peserta
- Cukup Kompeten: 12 peserta
- Kurang Kompeten: 2 peserta
Secara keseluruhan, mayoritas peserta dinyatakan kompeten dalam mengikuti pelatihan ini. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap tugas dan fungsi bendahara pengeluaran.
“Hasil ini menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan berbasis daring tetap efektif, selama dilakukan dengan sistem pembelajaran yang terarah dan interaktif,” ungkap salah satu fasilitator pelatihan.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta mendukung tata kelola keuangan yang profesional di lingkungan Kementerian Agama.
