Semarang (27 Januari 2022)---Posisi diklat dalam sebuah organisasi sebesar Kementerian Agama itu sangat penting bagi pemenuhan peningkatan kompetensi ASN.
“Oleh karena itu semua posisi dari level yang paling bawah sampai atas kalau ditempatkan di diklat harus merasa bersyukur jangan merasa dibuang, karena Kementerian sangat membutuhkan diklat bukan hanya sekarang tapi juga untuk yang akan datang dan untuk itu harus dilakukan peningkatan kapasitas kompetensi widyaiswara,”ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abu Rokhmad di Semarang saat memberikan pengarahan kepada seluruh ASN Pusdiklat Tenaga Administrasi pada kegiatan Pengembangan Kapasitas Pegawai dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kediklatan, Kamis (27/1/2022).
Plt Kaban yang didampingi Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi A. Buchori juga mengatakan Badan Diklat harus melakukan transformasi perubahan – perubahan yang dibutuhkan dalam rangka untuk menyambut suasana dan situasi baru yang tentu saja mungkin nanti nomenklaturnya akan berubah.
“Tiga Puslitbang yang diambil oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) ditambah tiga balai yang ada di Semarang, Jakarta dan Makassar itu harus ada gantinya sesuai dengan kebutuhan kita yang menurut arahan Menag Yaqut Cholil Qoumas akan bertransformasi menjadi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia,”tambah Plt Kaban.
“Kalau kita membayangkan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia berarti diklat salah satunya menjadi pusat asesmen, asesmen kompetensi aparatur itu sangat penting,”tegas Abu.
Menurut Abu, diklat akan menempati satu posisi yang kelihatannya jauh lebih signifikan dan menantang untuk dilakukan bersama.
“Untuk itu ke depannya selain transformasi kelembagaan juga sangat diharapkan terutama para widyaiswara harus siap merubah paradigma dan mindset untuk perubahan itu karena tidak selamanya bergantung terus kepada instansi pembina,”ujar Abu.
Plt kaban juga berpesan bekerjalah dengan baik karena kita bekerja bukan hanya sekedar karena aspek birokrasi tetapi ada aspek ibadah di dalamnya karena tujuan lahirnya Kementerian Agama itu dalam rangka untuk memastikan bahwa agama – agama itu bisa berjalan berkembang dengan baik dan agama menjadi inspirasi./RS
