Pontianak (Pusbangkom MKMB)---Dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan naskah dinas secara professional dan taat asas, Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Naskah Dinas di Sekolah Tinggi Agama Katolik (STAKat) Negeri Pontianak.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan IAIN Pontianak Saifuddin Herlambang menekankan pentingnya mengikuti bimtek ini. “Komunikasi kedinasan merupakan salah satu unsur penting organisasi dalam menjalankan kegiatannya untuk mencapai sasaran dan tujuan organisasi secara efektif dan efisien,” ujarnya di Pontianak, Rabu (23/4/2025).
Menurut Saifuddin, salah satu bentuk komunikasi kedinasan yang dipakai dalam organisasi adalah korespondensi antar unit kerja atau antar instansi dalam bentuk naskah tertulis. “Naskah tertulis ini berfungsi sebagai sarana penyampai informasi ke berbagai organisasi dan perorangan, sekaligus menjadi wakil organisasi dalam menyampaikan suatu pesan, serta menjadi bukti akuntabilitas atau bukti pertanggungjawaban aktifitas organisasi,” terangnya.
Dalam ranah birokrasi, lanjutnya, naskah tertulis ini lebih dikenal dengan sebutan naskah dinas yang proses pembuatan, pengiriman dan penyimpanannya diatur dalam peraturan perundangan- undangan. “Oleh karena itu, ikuti bimtek dengan serius, Ketika kita sudah duduk di sebuah jabatan, di situ ada tanggung jawab bukan hanya terhadap diri Kita sendiri tetapi juga terhadap institusi, jadi memang harus terus belajar walaupun hanya tiga hari tapi Anda harus anggap ini seperti hasil tiga tahun,” pesan Saifuddin.
“Jangan hanya formalitas semata mengikuti bimtek, harus semangat, jangan dianggap beban tapi jadikan sebagai suatu kesempatan untuk mengupgrade diri. Kita harus mengerti regulasi untuk meningkatkan pelayanan,” pungkasnya.
Bimbingan Teknis Tata Naskah Dinas berlangsung pada tanggal 23 s.d 25 April 2025 diikuti 30 orang peserta terdiri dari 25 orang IAIN Pontianak dan 5 orang STAKat Negeri Pontianak.
Hadir juga saat pembukaan Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Biro AUAK IAIN Pontianak Muhammad Syahrun, Wakil Ketua II STAKat Negeri Pontianak Martinus dan Widyaiswara Pusbangkom MKMB Achmad Nidjam sekaligus fasilitator pada bimtek ini. /RS
