Labuan Bajo (Pusdiklat Tenaga Administrasi)---Kepala Pusdiklat Tenaga Adminstrasi Badan Litbang dan diklat Kementerian Agama, Syafi’i berharap kepada seluruh peserta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Angkatan XLVI bisa membawa Kementerian Agama kearah lebih baik melalui pendidikan. Saat ini madrasah telah menjadi pilihan masyarakat dalam menentukan sekolah. Hal ini merupakan salah satu kontribusi yang dilakukan oleh para guru.
“Bergabungnya para guru melalui jalur penerimaan P3K ini, diharapkan bisa menjadi guru yang bukan sekedar transfer of knowledge tapi harus menjadi pendidik dan pembimbing dibarengi dengan keterlibatan hati dalam mengajar. Kementerian Agama harus terus meningkatkan layanan Pendidikan bagi masyarakat,” ujar Kapus Syafi’i.
Syafi’i menyampaikan hal tersebut saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Angkatan XLVI didampingi Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar Suyatno, di Aula MTs Negeri 2 Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (2/11/2023).
Lebih lanjut Kapus mengajak peserta untuk bersyukur karena telah diangkatnya menjadi P3K di saat masih banyak kawan-kawan yang lain belum lulus. Bentuk syukur tersebut dengan cara sungkem kepada orang tua bagi yang masih hidup, menjaga nama baik Kementerian Agama, bekerja dengan penuh dedikasi dan bekerja dengan serius penuh ceria..
“Bekerjalah dengan penuh komitmen, tanggungjawab dan melaksanakan sikap kerja yang baik yaitu kerja ikhlas, kerja tanpa pamrih dan tidak malas-malasan,” pesan Kapus.
Sikap kerja, lanjut Kapus, bisa mengarah ke positif bisa juga negatif. Malas-malasan, dan tidak disiplin juga merupakan sikap kerja. Karena itu sikap kerja yang harus ditunjukkan adalah sikap kerja yang baik.
“Selamat datang di Kementerian agama. Dalam orientasi ini akan diperkenalkan apa itu Kementerian Agama, tugas-tugas dan misi Kementerian agama selama empat hari,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar dalam sambutannya mengatakan bahwa Orientasi ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Labuan Bajo melalui fasilitasi Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala Madrasah.
“Terima kasih kepada Kepala Kankemenag dan Kepala Madrasah yang telah memfasilitasi tempat Orientasi ini. Peserta tidak perlu datang jauh-jauh sehingga dapat menghemat biaya transportasi. Bahkan peserta akan mendapatkan uang saku dan training kit,” tutur Kabalai.
Orientasi diikuti 32 peserta dengan jabatan guru dari berbagai madrasah di wilayah Manggarai Barat pada tanggal 2 – 5 November 2023 di MTs Negeri 2 Labuan Bajo./Dewa/RS
