Ciputat (9 Juni 2022)--- Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Syafi’I yang didampingi Koordinator Bidang Penyelenggara Achmad Nidjam dan Ketua Panitia Sujai menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan VI di aula Gedung 4 lt. 4 Pusdiklat Tenaga Administrasi pada hari Kamis (9/6/2022). Peserta pelatihan yang juga merupakan angkatan pertama di tahun 2022 ini berjumlah 40 orang Pejabat Administrator yang berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, unit kerja pusat dan daerah di seluruh Indonesia.
“Kegiatan PKA yang telah diiikuti selama kurang lebih dua bulan setengah ini meskipun sebagian besar dilakukan secara daring, saya yakin sistem pelatihan PKA ini cukup memberikan motivasi, inspirasi untuk melakukan perubahan di unit organisasi masing – masing,”kata Kapus Syafi’i di Ciputat, (9/6/2022).
Menurut Kapus output yang paling utama adalah perubahan apa yang ditawarkan di tempat kerja masing – masing. “Karena yang kita harapkan melalui pelatihan ini melakukan perubahan, perubahan yang menggerakkan, memperbaiki,”ujar Kapus yang baru dilantik tanggal 6 Juni 2022 ini.
“Terkait aksi perubahan ini ada hadist yang mengatakan Man kaana yaumuhu khoiroon min amsihii fahuwa roobih. Wa man kaana yaumuhu mitsla amsihi fahuwa maghbun. Wa man kaana yaumuhu syarron min amsihi fahuwa mal'uun yang artinya siapa yang hari ini masa ini lebih baik daripada hari kemarin masa kemarin maka dia adalah orang yang beruntung, siapa yang hari ini masa ini sama dengan hari kemarin, masa kemarin maka dia adalah orang yang merugi, siapa yang hari ini masa ini lebih buruk dari hari kemarin masa kemarin maka dia adalah orang yang terlaknat. Maka diharapkan jangan menjadi golongan orang – orang yang merugi yang tidak pernah melakukan perubahan, hanya senang berpindah – pindah tempat tugas,” pesannya.
Dengan aksi perubahan, kata Syafi’i, akan melahirkan semangat untuk mengimplementasikan apa yang sudah kita gagas, kerjakan untuk diimplementasikan di kantor kita masing – masing. “Karena nanti ada evaluasi tindak lanjut dari aksi perubahan jangka menengah apa yang sudah dituangkan dan jangka panjang apakah sudah diwujudkan.”tegasnya.
Kapus juga menekankan bahwa aksi perubahan bukan saja dituangkan dalam bentuk tulisan tapi harus diimplementasikan sehingga kita punya legacy.
“Ibu bapak dituntut untuk memberikan perubahan supaya setiap kehadiran kita dimanapun berada selalu memberikan warna dan perubahan baru terkait dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat,”tutup Kapus.
Penutupan ini diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan dari peserta, penyerahan tanda kelulusan secara simbolik dan penyerahan tanda kasih dari peserta kepada Pusdiklat Tenaga Administrasi dan panitia.
Hadir juga pada kesempatan ini Koordinator Bidang Penyelenggara Achmad Nidjam. /RS
