Ciputat (Pusdiklat Tenaga Administrasi)--- Kompetensi dibutuhkan untuk penguasaan secara teknis tentang bidang tugas yang kita kerjakan tapi integritas adalah segalanya. Tanpa integritas, kompetensi yang dimiliki bisa tidak menghasilkan kinerja atau hasil kerja yang baik. Tetapi dengan integritas, kompetensi yang mungkin hanya baru sebatas pas-pasan saja itu bisa dikembangkan sepanjang kita memiliki integritas.
Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Syafi’i menyampaikan hal tersebut pada pembukaan klasikal Pelatihan Pengadaan Barang dan JasaPemerintah (PBJP) dan Ujian Kompetensi PBJP Level-1 di Pusdiklat Tenaga Administrasi Ciputat, Rabu (27/9/2023).
“Di akhir pelatihan ada ujian, jika bapak/ibu dinyatakan lulus bersertifikat sebagai Pejabat Pengadaan, integritas adalah hal yang sangat penting,”ujar kapus Syafi’i.
Menurut Syafi’i sebuah organisasi dengan sistem dan manajemen yang dimilikinya, tidak akan dapat berjalan dengan baik selama sumber daya manusia (SDM) yang ada tidak mempunyai integritas.
“Man behind the gun siapa memegang senjata yang benar itulah yang sangat menguntungkan. Kalau memegang senjata orang tidak benar, senjata ini bisa digunakan untuk kerusakan dan kebinasaan. Tapi kalau senjata dipegang oleh orang berintegritas maka senjata hanya digunakan untuk sasaran yang benar,”ungkap Kapus Syafi’i.
Beliau mengimbau, integritas yang menjadi salah satu dari lima nilai budaya kerja Kementerian Agama tidak hanya sebatas slogan semata tapi harus diinternalisasikan dan dibuktikan di setiap tugas yang diembankan oleh pimpinan dengan penuh integritas.
Syafi’i mengharapkan semua peserta lulus ujian bersertifikat karena itu akan membantu pekerjaan di satkernya masing-masing.
“Keberadaan bapak/ibu sangat penting karena tugas sebagai Pejabat Pengadaan harus bersertifikat. Itu menunjukkan urgensi tingkat pentingnya pekerjaan Pejabat Pengadaan tidak bisa dikerjakan sembarang orang tetapi harus bersertifikasi,”tegasnya.
Seperti diketahui Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJP) dan Ujian Kompetensi PBJP Level-1 berlangsung dari tanggal 11 s.d 30 September 2023 dengan pelaksanaan Mandiri Melalui LMS, Klasikal dan Ujian Kompetensi. Peserta berjumlah 30 orang yang berasal dari Biro Organisasi dan Tatalaksana, Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri, Biro Umum, Sekretaris Badan Litbang dan Diklat, Pusdiklat Tenaga Administrasi, Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Balai Diklat Keagamaan, Loka Diklat, Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan./RS
