Bali (Pusdiklat Tenaga Administrasi)--Evaluasi Pasca Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa implementasi proyek perubahan tetap berkelanjutan, sampai benar-benar reformer target jangka panjang dapat tercapai.
Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Syafi’i menyampaikan hal tersebut pada pembukaan Evaluasi Pasca Pelatihan Kepemimpinan Nasional PKN II di Hilton Garden Inn Bali, Senin (25/9/2023).
”Hasil evaluasi ini akan digunakan untuk perbaikan internal dalam penyelenggaraan PKN Tingkat II mendatang dan membangun image building Pusdiklat Tenaga Administrasi terhadap Kementerian Agama yang telah diberikan kewenangan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN),”tambah Syafi’i.
Menurut Syafi’i kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pelatihan Struktural Kepemimpinan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2022, Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor: 2/k.1/pdp.07/2023 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan struktural kepemimpinan terdapat unsur penjamin mutu, yang melaksanakan penjaminan terhadap mutu penyelenggaraan pelatihan struktural dimulai sejak proses perencanaan sampai dengan evaluasi pasca pelatihan.
“Penjaminan mutu melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan, evaluasi pelatihan, serta evaluasi pasca pelatihan dan menyampaikan laporan secara tertulis mengenai keseluruhan kegiatan pelaksanaan PKN Tingkat II kepada Deputi Kebijakan Bangkom ASN,”terang Kapus Syafi’i.
Ketua Tim Kerja Penjaminan dan Pengendalian Mutu Siti Kusriyah melaporkan kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 25 s.d. 27 September 2023 dengan jadwal kegiatan, pembukaan dilanjutkan paparan keberlanjutan proyek perubahan jangka menengah dan jangka penjang, pengisian instrument dan wawancara keberlanjutan proyek perubahan, testimoni talk show penyelenggaraan PKN II tahun 2022 serta materi Inovasi dari Deputi Inovasi Lembaga Administrasi Negara. Peserta berjumlah 59 pejabat eselon 2 dan lima eselan 1 yang dilaksanakan secara hibrid, klasikal 39 orang dan 20 orang melalui zoom meeting.
Pada kesempatan ini juga ditampilkan paparan peserta diwakili oleh Kastolan dari Inspetorat Jenderal kementerian Agama dengan tema ”transformasi digital Kementerian Agama”, melalui e-audit dan e-konsultasi ”spintar” dan jangka menengah sudah berjalan e-konsultasi wilayah IV, hingga Desember dapat semua wilayah untuk e-konsultasi, konsultasi satu orang dapat dilihat jawabannya oleh semua orang, kedepan melalui audit Billing and Order Support System (BOSS) dengan notisi dapat diterima langsung oleh satker.
Hari kedua pengisian instrumen evaluasi Pasca PKN melalui link google form, baik yang datang secara langsung maupun secara online bagi yang berhalangan hadir. Dilanjutkan wawancara keberlanjutan proyek perubahan jangka menengah dan jangka panjang, dengan dibentuk tiga kelompok dilanjutkan talk show keberlanjutan proyek perubahan.
Hadir juga pada kesempatan ini Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar Suyatno./SK/RS
