ASN Unggul Modal Pengembangan Diri Dan Organisasi

Bagikan artikel ini:
ASN Unggul Modal Pengembangan Diri Dan Organisasi
Berita

Foto bersama Sekretaris Bimas Katolik, Albertus Triyatmojo dengan panitia dan peserta pada pembukaan Pelatihan Teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Pejabat Fungsional kerja sama Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik di Frazer Sudirman Jakarta, Senin (25/9/2023).

Jakarta (Pusdiklat Tenaga Administrasi)--- “ASN dengan SDM unggul menjadi daya saing bagi pembangunan yang berkualitas, sekaligus menjadi kunci keberhasilan bagi diri dan organisasinya. Tentunya dengan bukti talenta sebagai modal dasarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Bimas Katolik, Albertus Triyatmojo pada pembukaan Pelatihan Teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Pejabat Fungsional kerja sama Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik di Frazer Sudirman Jakarta, Senin (25/9/2023).  

“Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan kemampuan ASN agar terampil dalam menulis karya ilmiah sebagai syarat kompetensi dalam jabatan fungsionalnya,”ujar Albertus.

Menurut Albertus SDM yang unggul dan organisasi saling membutuhkan, organisasi tidak dapat berkembang, tanpa SDM unggul. Sebaliknya, SDM yang unggul, tanpa organisasi, tidak akan membawa arah, tujuan, serta target yang akan dicapai.

“Untuk itulah, para jabatan fungsional terpanggil untuk meningkatkan kapasitas organisasi, salah satunya dengan mengikuti pelatihan ini,”sambung Albertus.

“Saya berharap, selama pelatihan para jabatan fungsional dapat memanfaatkan dan mendalami kapasitas diri agar berkembang dan berkompetensi,”tegasnya.

Perwakilan panitia dari Pusdiklat Tenaga Administrasi, Afiati melaporkan Pusdiklat Tenaga Administrasi menyambut baik kerjasama ini dalam rangka turut mengembangkan kompetensi ASN Kementerian Agama, khususnya pada Ditjen Bimas Katolik, sebagaimana amanat undang undang tentang hak untuk mengembangkan kompetensinya minimal 20 Jp pertahun.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 25-29 September 2023 ini diikuti oleh 25 orang pejabat fungsional pada Ditjen Bimas Katolik dengan menghadirkan tenaga pengajar yang berasal dari widyaiswara Pusdiklat Tenaga Administrasi dan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). YN/RS

Tags:

Penulis
YANIWATI, S.E., MAP
YANIWATI, S.E., MAP
Pranata Humas Ahli Muda
Editor
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: