Lima BDK Raih Penghargaan dalam National Future Learning Forum (NFLF) 2025

Bagikan artikel ini:
Lima BDK Raih Penghargaan dalam National Future Learning Forum (NFLF) 2025
Berita

Foto bersama pada National Future Learning Forum (NFLF) 2025 di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Jakarta (Pusbangkom MKMB)---Sebagai langkah memperkuat kolaborasi nasional dalam mewujudkan ASN yang kompeten, Lembaga Administrasi Negara (LAN) kembali menggelar National Future Learning Forum (NFLF) 2025, sebuah forum berskala nasional yang dirancang untuk mempercepat transformasi kapasitas ASN di tengah tuntutan perubahan strategis yang semakin kompleks. Mengusung tema “Collaborate to Elevate”,  di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.

Kepala LAN Muhammad Taufiq menekankan perlunya mentransformasi proses pengembangan kompetensi ASN dari ekosistem terpisah antar lembaga menjadi ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan . “Forum ini disebut sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk menyiapkan ASN yang adaptif, kompeten, dan visioner,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Dalam sambutannya, Taufiq menggarisbawahi pentingnya sinergi multi pemangku kepentingan. Ia mengingatkan bahwa ekosistem pembelajaran ASN harus kuat, terbuka, dan kolaboratif serta melibatkan berbagai pihak pemerintah, akademisi, sektor swasta, komunitas, dan praktisi pendidikan  agar saling melengkapi dan memperkuat satu sama lain. “Pendekatan lintas sektor ini dianggap krusial agar proses pembelajaran ASN tidak terfragmentasi dan dapat berdampak nyata bagi layanan publik,” ungkapnya.

Taufiq memaparkan sejumlah program strategis yang dikembangkan secara kolaboratif guna meningkatkan kapasitas ASN, seperti ASN Talent Academy: Program inovatif ini dirancang sebagai wahana pengembangan kompetensi yang fleksibel dan adaptif untuk mengasah potensi kepemimpinan ASN muda menghadapi perubahan kekinian dan masa depan. “Materi pembelajaran di Talent Academy meliputi rangkaian virtual class, magang (on the job training), dan kegiatan kelulusan, sehingga peserta mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif,” jelasnya.

Reformer Academy, lanjutnya,  Inisiatif bersama LAN dengan mitra strategis KTM Solutions ini merupakan agenda reformasi untuk mencetak agen perubahan di sektor publik. “Reformer Academy mendorong ASN muda berinovasi dan mengembangkan diri secara proaktif tanpa menunggu inisiatif dari luar. “Program ini difokuskan pada pengembangan pola pikir kreatif dan kepemimpinan inovatif bagi birokrat generasi milenial dan Gen-Z,” papar Taufiq.

Kemudian Taufiq juga menjelaskan Platform Pembelajaran Digital Gratis (ASN Berpijar): LAN bekerja sama dengan Pijar Foundation menyediakan platform pembelajaran daring gratis bagi ASN. “Program pelatihan ASN Berpijar dirancang untuk meningkatkan kompetensi ASN menghadapi tantangan era digital. Puluhan topik pelatihan interaktif tersedia, mulai dari literasi digital dan manajemen pemerintahan hingga kepemimpinan dan isu teknis terkini,” terang Taufiq.

Semua inisiatif di atas dikembangkan melalui kemitraan strategis. LAN berkomitmen membangun ekosistem pembelajaran ASN yang terintegrasi melalui shared platform, kurikulum berbasis kebutuhan, dan kemitraan strategis dengan berbagai lembaga. “Pendekatan terpadu ini diharapkan membuat upaya peningkatan kompetensi ASN lebih efektif dan berdampak luas,” harap Taufiq.

Kepala LAN mengingatkan bahwa ASN harus terus memperkuat kompetensinya sesuai tuntutan era modern. “ASN harus memiliki literasi digital yang kuat, kemampuan kolaborasi lintas sektor, komunikasi yang baik, empati, dan cara pandang global,” tegasnya.

 Peningkatan kualitas ASN secara berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi birokrasi dan pelayanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kerja sama kolaboratif dan inovasi tersebut diharapkan menjadikan ASN Indonesia lebih professional dan adaptif,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini Kementerian Agama melalui lima Balai Diklat Keagamaan (BDK) meraih penghargaan yaitu:

BDK Ambon meraih penghargaan sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan terakreditasi untuk menyelenggarakan Program Pelatihan Dasar CPNS dengan Kategori Akreditasi B dan berlaku 3 tahun dan sebagai Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi dengan Kategori Bintang 1 dan masa berlaku 5 tahun.

BDK Denpasar meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi dengan Kategori Bintang 1 dan masa berlaku 5 tahun.

BDK Bandung meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi dengan Kategori Bintang 1 dan masa berlaku 5 tahun.

BDK Palembang meraih penghargaan sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi untuk menyelenggarakan Program Pelatihan Dasar CPNS dengan Kategori Akreditasi B dan berlaku 3 tahun.

BDK Banjarmasin meraih penghargaan sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan Terakreditasi untuk menyelenggarakan Program Pelatihan Dasar CPNS dengan Kategori Akreditasi B dan berlaku 3 tahun.

Hadir pada kesempatan ini Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Musyarrafah Amin./RS

 

Tags:

Penulis
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
RAHMI SIREGAR, S.Sos.
Pranata Humas Ahli Muda

Related Posts: